Kain tenun khas Sulawesi Tengah, Buya Subi, ikut dipamerkan pada rangkaian kegiatan fashion berkelanjutan tingkat dunia, Eco Fashion Week Australia 2024. Acara fashion yang memamerkan karya designer kelas dunia yang mengedepankan eco-fashion atau fashion yang ramah lingkungan ini diselenggarakan di Busselton, Australia Barat, dari tanggal 1 - 30 November 2024
Mewakili Pemerintah Indonesia dan Pemda Sulawesi Tengah, Konjen RI yang hadir saat pembukaan Eco Fashion Week menyampaikan bahwa selain budaya wastra yang indah, Indonesia juga mengedepankan elemen keberlanjutan. Kain Buya Subi merupakan produk wastra tradisional Nusantara yang telah lama menerapkan prinsip keberlanjutan dari bahan-bahan hingga proses produksi. Kegiatan Eco Fashion Week Australia 2024 turut dibuka oleh Menteri Agrikultur dan UMKM Australia Barat, Jackie Jarvis MLC serta Walikota Busselton, Phil Cronin.
Pada pembukaan di Busselton, Buya Subi turut hadir dalam gelaran world record untuk "the longest sustainable fashion runway" sepanjang 3,6 KM di Busselton Jetty. Pada tanggal 8 November 2024, kain Buya Subi Kembali dipamerkan dalam fashion show khusus dengan seluruh designer peserta Eco Fashion Week Australia 2024.
Hadir dalam fashion show tersebut, Asisten 1 Pemerintah Daerah, wakil ketua Dekranasda Prov Sulawesi Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, Plt kabid pemasaran serta Designer FFF by Ferry, dan Asyupie selaku Bisniss Development utk produk retail. Dalam presentasi kepada para designer dunia, disampaikan bahwa dalam pembuatan seluruh busana Buya Subi, FFF menerapkan prinsip zero waste sebagai langkah awal mendukung Fashion berkelanjutan.
Dalam kunjungan ini, Pemerintah Provinsi Sulteng jg diterima langsung oleh ibu Konjen RI Perth dan mendapatkan kesempatan utk mempromosikan potensi2 destinasi Sulteng, diantaranya destinasi situs2 Megalith, Geosites2 dan keindahan underwater life. Peluang utk kerjasama menjadikan Australia sbg pangsa pasar Sulteng kedepan menjadi sangat terbuka. khusus utk produk retail garment jg menjadi salah satu peluang yg diharapkan berkembang.
Perjalanan Delegasi Pemprov Sulteng jg dilanjutkan dgn pertemuan diKonjen RI di Sidney.
Kerjasama dgn Direktur EFWA utk mempromosikan dan memasarkan tenun khas Sulteng buya subi ke kancah International dan potensi2 Destinasi yg dimiliki Sulteng ke Australia menjadi salah satu agenda2 yg akan ditindaklanjuti.
